Kongres LEI

Lembaga Ekolabel Indonesia sebagai organisasi berbasis konstituen, mempunyai perangkat organisasi, yang masing-masing memiliki wewenang dan tanggung jawab berbeda. Salah satu perangkat organisasi tersebut adalah Kongres.

Kongres merupakan otoritas tertinggi organisasi yang berwenang untuk:
Menetapkan dan mengubah Anggaran Dasar
Memilih dan menetapkan anggota MPA
Menerima atau menolak pertanggungjawaban MPA untuk masa bakti tertentu.
Menetapkan garis besar program kerja 4 (empat) tahunan
Mensahkan ketetapan penerimaan dan pemBerhentian keanggotaan organisasi yang telah di putuskan oleh MPA
Menetapkan sistem sertifikasi dan perubahannya

Dalam pelaksanaan kongres, diperlukan alat kelengkapan kongres agar kongres dapat dilangsungkan. Alat kelengkapan dalam kongres LEI sebagai berikut:
Tata tertib kongres
Agenda kongres
Pimpinan kongres
Sidang pleno
Sidang komisi
Sidang sub komisi (jika diperlukan

Kongres LEI sebagai otoritas tertinggi organisasi dilaksanakan berpedoman pada hal-hal sebegai berikut:
Kongres diikuti Anggota Biasa, Anggota Luar Biasa dan Peninjau
Kongres dinyatakan sah apabila dihadiri oleh lebih dari 50% (lima puluh persen) anggota dari masing-masing kelompok konstituen.
Kongres dilaksanakan 1 (satu) kali dalam 4 (empat) tahun, kecuali dianggap perlu dapat diselenggarakan Kongres luar biasa
Jika dianggap perlu dapat dilaksanakan pertemuan Pra Kongres yang diselenggarakan oleh MPA bersama kelompok-kelompok anggota di wilayah tertentu untuk menetapkan rancangan agenda kongres dan teknis penyelenggaraan Kongres
Kongres dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana Kongres yang dibentuk oleh Badan Pengelola dan disetujui oleh MPA
Kongres dipimpin oleh Pimpinan Sidang