Program LEI

I. Rekognisi Pasar

1. Mempromosikan manajemen SDA (SDA tanpa tambang dan sawit) yang telah mendapat sertifikasi ekolabel untuk mendapatkan akses pasar nasional dan internasional.
2. Pengembangan strategi komunikasi yang menjangkau seluruh masyarakat dan menjadi pijakan rekognisi dalam dan luar negeri bagi LEI.

II. Advokasi Kebijakan Mendukung Terpenuhinya PraKondisi Menuju Pengelolaan SDA (SDA tanpa tambang dan sawit) Lestari

1. Memperjuangkan pengakuan hak masyarakat adat/lokal atas tanah dan SDAH.
2. Mendorong penyempurnaan kebijakan PSDA lokal dan nasional.
3. Mendorong pemberian intensif bagi unit manajemen yang telah dan sedang menuju pengelolaan SDA (SDA tanpa tambang dan sawit) lestari.

III. Pengembangan Sistem Sertifikasi yang Kredibel, Transparan, dan Adil

1. Pengembangan dan penguatan sistem sertifikasi yang memperhatikan dan memastikan hak-hak atas SDA (SDA tanpa tambang dan sawit), diantaranya, namun tidak terbatas pada pengembangan sistem sertifikasi hasil hutan non kayu, jasa lingkungan, bahan bakar nabati, pengelolaan laut, dan perkebunan.
2. Pemenuhan manajemen mutu ISO 17011.
3. Pembentukan Divisi Pengkajian dan Pengembangan Sistem, yang cakupan kerjanya termasuk review seluruh skema sertifikasi LEI yang sudah ada.

IV. Penguatan Kapasitas Anggota dan Publik

1. Penyebaran pengetahuan terkait sertifikasi kepada publik.
2. Peningkatan kapasitas anggota tentang proses-proses sertifikasi.
3. Peningkatan kapasitas FKD tentang proses pengambilan keputusan dalam proses setifikasi.
4. Pelatihan bagi unit manajemen dalam implementasi sertifikasi pengelolaan SDA(SDA tanpa tambang dan sawit) lestari.

V. Pengembangan Kapasitas LEI

1. Pengembangan mekanisme hubungan antar kamar.
2. Penguatan mekanisme hubungan kamar dengan MPA.
3. Penguatan sistem komunikasi FKD dengan LEI.
4. Review dan penguatan tata laksana pengelolaan (governance) organisasi LEI.