LEI – Lembaga Ekolabel Indonesia

Garis Besar Program Kerja (GBPK) 2021 - 2025

I. Organisasi

Mempertahankan CBO untuk tetap menjaga LEI sebagai representasi subtantif kepentingan publik dengan legalitas badan hukum Perkumpulan LEI.

I.1  Organ-organ

Mengembangkan organ-organ perkumpulan dipimpin oleh Pengurus dan Pengawas sebagai "majelis" yang mewakili anggota dengan distribusi kewenangan pelaksanaan kepada Tim Pelaksana, Yayasan LEI dan PT Green Living.'

I.2  Struktur

Menata struktur dan relasi antar organ LEI, dengan struktur yang ramping dan SDM berkomitmen tinggi.

I.3 Kultur

Membangun kultur organisasi yang kompak melibatkan anggota, cepat dalam pengambilan keputusan, membawa pembaharuan dan menciptakan pertambahan nilai.

II. Pengetahuan

Mengelola pengetahuan dan mengembangkan gagasan.

II.1 Jaringan

Berbagi pengetahuan dan gagasan untuk memperluas dan memperkut jaringan terkait tema keberlanjutan.

II.2 Komunikasi

Mempertajam strategi komunikasi berbasis informasi dan pengetahuan untuk menggerakkan sumberdaya (internal) dan meningkatkan keberterimaan publik.

II.3 Fundraising

Meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan finansial dengan pengelolaan pendanaan dari sumber fundraising, proyek, bisnis, royalti dan iuran anggota.

III.1 Sertifikasi

Menjadi center of excellent sertifikasi ekolabel di Indonesia

III.2 Standard Internasional

Melakukan telaah penyesuaian (adaptasi) standard internasional terhadap konteks Indonesia, atau penyetaraan standar yang dibangun di Indonesia (termasuk oleh LEI) dengan standard internasional.

III.3 PHBML

Mengembangkan dan memperluas lingkup sertifikasi PHBML, meningkatkan penerapannya, dan mendorong pencapaian lebih besar reforma agraria dan perhutanan sosial.

III.4 Standard Nasional

Melanjutkan dukungan terhadap pengembangan standar-standar nasional bekerjasama dengan pemerintah, berbagai pihak, dan pengembang standar.

IV.1 Labelling Pembangunan Hijau

Mengembangkan sistem green labelling kegiatan pembangunan dan sistem pendukungnya.

IVI.2 Produk UKM

Mendukung pengembangan produk hijau oleh UKM (menengah, kecil, mikro, ultra mikro) dan sistem informasinya yang mampu melibatkan dan diterima pasar

IV.3 Sub-Nasional

Mengembangkan sistem apresiasi dan memberikan apresiasi terhadap jurisdiksi (provinsi dan kabupaten/kota, KPH, sektor/sub-sektor) yang menjalankan pembangunan hijau (acuan: SDGs dan agenda PI).

IV.4 Nasional

Mengembangkan sistem green labelling kegiatan pembangunan, serta mendorong penerapan green procurement policy dan dukungan perluasan pasar bagi produk berlabel hijau (termasuk sertifikat LEI.

IV.5 Sistem Insentif

Mendorong pengembangan dan penerapan sistem insentif atas produk hijau/lestari.

IV.6 Sistem Subsidi

Mendorong pengembangan dan penerapan sistem subsidi bagi pelaku UKM (kecil, mikro dan ultra mikro) yang terdampak kebijakan pembangunan.

IV.7 Sistem Safeguard

Membangun safeguard system terkait pelaksanaan UUCK, SDGs (TPB), Agenda PI.

Mitra Kami

Scroll to Top