Kiat Strategis Perkuat Pemasaran Produk Kehutanan

Kiat Strategis Perkuat Pemasaran Produk Kehutanan

Kiat Strategis Perkuat Pemasaran Produk Kehutanan 150 150 lei

Bogor – Koran Kongres LEI | Kongres III Lembaga Ekolabel Indonesia membahas berbagai agenda dan isu strategis. Pada seminar pra pembukaan kongres Grup 3 Pemasaran Organisasi, dibahas berbagai strategi dalam mengembangkan kiat kehutanan. Seminar Grup 3 tersebut dimoderatori oleh Taufik Alimi.

Sembiring, salah seorang narasumber berbicara tentang perbaikan sistem pemasaran kehutanan. Menurutnya, pemasaran kehutanan dapat dikembangkan dengan memperhatikan faktor promosi yang baik, harga yang bersaing, lokasi yang kompetitif, produk yang berkualitas baik, dan jaringan pasar yang kuat.

Sembiring menjelaskan bahwa untuk mendapatkan pengakuan publik, promosi lingkungan hidup harus dibantu dengan adanya kerjasama lembaga yang independen, dan perbaikan sumber daya alam harus dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Mansur dari Yayasan Perspektif Baru (YPB), lembaga yang konsen pada edukasi publik di bidang lingkungan menuturkan, bahwa pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai media untuk menyosialisasikan aneka program.

Kerjasama dibangun dengan menggandeng Radio KBR yang memiliki jaringan 20 audio dan 5 surat kabar. Dengan gencarnya publikasi. menurut Mansur, tentu tidak lepas dengan adanya tantangan hambatan, peluang yang akan dicapai, bahkan kekuatan dan kelemahannya pun tidak luput dalam melakukan pemasaran.

Selanjutnya, masih menurut Mansur dalam melakukan pemasaran produk organisasi nirlaba dapat dilakukan dengan cara bekerjasama dengan perusahaan dalam bentuk CSR, meluncurkan Produk Raksadana, mengoptimalkan peranan tokoh untuk meyakinkan publik, dan meemperhatikan kepentingan donor.

Mansur lebih lanjut merekomendasikan langkah-langkah strategis dalam mealakukan pemasaran yaitu melakukan media relations, mengadakan kerjasama dengan para pelaku usaha, eminar berkala tiga bulan sekali, bekerjasama dengan universitas di beberapa daerah, membangun isu perubahan sosial, membuat release even ke media massa: artikel, mempublish hasil penelitian.

Kongres III Lembaga Ekolabel Indonesia disponsori oleh APP dan RAPP. Selain itu, perhelatan akbar LEI empat tahun sekali ini juga didukung oleh Kementrian Kehutanan, MFP, TUVRheinland, Sucofindo, Mutu Certification, dan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia. (Rusaman)