LEI Merespon Dunia Usaha Dan Kelestarian Ekosistem

LEI Merespon Dunia Usaha Dan Kelestarian Ekosistem

LEI Merespon Dunia Usaha Dan Kelestarian Ekosistem 150 150 lei

Bogor – Koran Kongres LEI | Lembaga Ekolabel Indonesia terus merespon perubahan dunia usaha dan tuntutan kelestarian sumberdaya alam. Dunia usaha kini menghadapai tantangan utama dari aspek sosial terkait pengelolaan sumberdaya alam lestari. LEI terus bekerja untuk terus siap tampil di dunia usaha melalui penyeimbang kepentingan sosial, lingkungan dan bisnis.

Seperti yang disampaikan Dian Novarina dari RAPP, Ragita dari APP dan Sugiyanto dari APHI dalam seminarnnya bahwa dunia usaha terus mendapatkan tantangan utama dari aspek sosial. Maka tantangan itu jadi perhatian penting LEI agar menuju jalan baru LEI untuk berhasil melestarikan sumberdaya alam melalui peningkatan peran sertifikasi dan organisasi LEI serta menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

Transparasi dan tata kelola dalam bisnis juga jadi tantangan tersendiri bagi LEI.kebijakan lingkungan juga sangat diperlukan untuk melihat komitmen pelaku usaha terhadapat kelestarian. Pasar merupakan orientasi terbesar bagi pelaku usaha maka tantangan bisnis jadi prioritas utama. Melalui sertifikasi LEI berani dan mampu meningkatkan keuntungan dalam segi bisnis.

Mereka juga merekomendasikan LEI harus mampu melakukan pengembangan sistem yang efisien dan berkelanjutan agar tetap kredibel. Promosi dari produk bersetifikasi dan keunggulan LEI harus mendapatkan efek positif. Sedangkan insentif bagi unit manajeman pemegang sertifikasi dapat terwujud kongkrit agar tujuan tercapai dan aspek bisnis LEI mendapatkan keuntungan serta konflik sosial bisa dicegah. Ahmadi.