Catatan Proses Penyusunan Sitem Sertifikasi

Standar LEI, Pedoman LEI, dan Dokumen Teknis LEI disusun melalui berbagai diskusi dengan para pihak melalui penyelenggaraan seminar, lokakarya, rapat terbatas, rapat tim kecil serta berbagai konsultasi.

Standar LEI, Pedoman LEI, dan Dokumen Teknis LEI disusun dalam rentang waktu yang panjang, dimulai dari bulan September 1994 sampai dengan 11 Nopember 1999.

Pada bulan Februari 1998 atas inisiatif departemen kehutanan diselenggarakan lokakarya untuk membahas kriteria dan indikator Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari (PHAPL). Hadir dalam pertemuan tersebut dari Departemen Kehutanan, Lembaga Ekolabel Indonesia (Pokja Ekolabel) dan Tim Pembina HPH dari Asosiasi Pengusaha Htan Indonesia (APHI) Hasil dari lokakarya adalah satu set kriteria dan indikator Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari (PHAPL) yang disepakati bersama.

Berdasarkan hasil-hasil lokakarya di atas, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan Standar Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) dan pedoman pelaksanaan sertifikasi PHPL menjadi Standar dan Pedoman BSN pada tahun 1998;

SNI 19-5000-1998 : Kerangka Sistem Pengelolaan Hutan Produksi Lestari
SNI 19-5000-1-1998 : Sistem Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari
SNI 19-5005-1998 : Istilah dan Pengertian yang berhubungan dengan sertifikasi pengelolaan hutan produksi lestari
Pedoman BSN 99 : Sistem Sertifikasi Pengelolaan Hutan Produksi Lestari

Mengingat sebagai asupan mealalui surat, faksimili, surat elektronik (e-mail) yang diterima oleh Sekretariat LEI dari para pihak terkait yang berisi masukan dan kritik tentang kriteria dan indikator Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari (PHAPL) dan sistem sertifikasinya, adanya rekomendasi dari berbagai diskusi/lokakarya/sosialisasi Standar dan Pedoman LEI kepada para pihak terkait di Indonesia, dan dengan ditandatanganinya memrorandum of understanding dengan Forest Stewardship Council (FSC), Badan Pengurus YLEI mencanangkan program penyempurnaan (amandemen) Sistem Sertifikasi LEI.

Dalam proses penyelenggaraan kegiatan antara LEI dengan forest Stewardship Council (FSC) seperti lokakarya internasional, diskusi terbatas dan uji coba bersama atas sistem sertifikasi kedua belah pihak, maka terdapat beberapa asupan (input) untuk menyempurnakan sitem sertifikasi (prosedur pelaksanaan sertifikasi dan kriteria indikator) Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari (PHAPL).

Pada tanggal 11 Nopember 1999 – setelah melalui proses tahapan penyusunan dan penyempurnaan sistem – Badan Pengurus Yayasan Lembaga Ekolabel Indonesia menetapkan standar LEI, Pedoman LEI, dan Dokumen Teknis LEI menjadi Dokuemn Final berdasarkan surat keputsan No. 02/LEI/SK/BP/XI/99 yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Emil Salim. Dalam proses penyempurnaan sistem sertifikasi LEI menggunakan proses pentahapan seperti tertuang dalam sistem penomoran.

Publikasi ini merupakan hasil kajian dan seluruh tanggapan dan saran yang diterima sampai tahun 2000. Publikasi ini juga sudah diperiksa oleh tim editor untuk menjamin kebenaran, ketepatan, kesesuaian dan struktur dokumen yang terbaik.