Hotel Padjadjaran Suites

Perkuat Rekognisi Pasar, LEI harus lebih Dikenal Publik

Perkuat Rekognisi Pasar, LEI harus lebih Dikenal Publik 150 150 lei

Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) diharapkan dapat meningkatkan rekognisi pasarnya. Program-program yang digagas LEI perlu lebih diperkuat lagi agar semakin mudah diterima masyarakat luas. Karena itu, LEI perlu memperkuat sosialisasi program melalui promosi maupun edukasi.

Demikian salah satu garis besar program yang dicanangkan Kamar Eminent pada Kongres III LEI di Hotel Padjadjaran Suites, BNR, Kota Bogor, 9-11 Oktober 2014. Kamar Eminent merumuskan enam program strategis yang perlu dikembangkan Lembaga Ekolabel Indonesia lima tahun ke depan.

Program berikut yang dirumuskan Kamar Eminent, LEI perlu mengembangkan dan memelihara sistem sertifikasi kredibel. Sertifikasi LEI berbasis kawasan agar dapat digunakan secara lebih luas. Program ini dapat dilaksanakan dengan mereview sistem sertifikasi, dan mengembangkan sistem sertifikasi KPH dan jasa lingkungan (carbon foot print, eco tourism).

Kamar Eminent mengharapkan agar LEI dapat memperkuat advokasi kebijakan, dengan cara mendorong pembaharuan kebijakan dan kelembagaan pembangunan berkelanjutan. Hal ini mendorong perlunya dialog kebijakan dan kajian dan dokumentasi issue land.

Lembaga Ekolabel Indonesia, perlu memperkuat kelembagaan dengan cara meningkatkan efektifas fungsi organisasi. Langkahnya dapat ditempuh dengan melakukan penguatan kapasitas, dan pengembangan. Poin kelima dari enam program strategis Kamar Eminent, yaitu perlunya LEI mengembangkan dan memperkuat program fund rising. Hal ini perlu dilakukan agar sumber pendanaan organisasi lebih terjamin. Kiat yang dapat dilaksanakan yaitu melalui pembangunan fund riser, dan pemberdayaan agen.

Program terakhir, yaitu pembangunan knowledge management melalui pengibaran branding LEI. Langkah-langkahnya melalui pengembangan sistem informasi, pembangunan sistem pembelajaran, pemanfaatan kekuatan jejaring, dan pengembangan branding LEI.