Kabupaten Sukoharjo

Kebijakan Procurement Pertama atas Kayu Bersertifikat Ekolabel

Kebijakan Procurement Pertama atas Kayu Bersertifikat Ekolabel lei

Bogor, 26 Januari 2013 | LEI bekerjasama dengan LSM Persepsi, Dinas Kehutanan Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Sukoharjo telah mendorong munculnya kebijakan untuk menggunakan produk-produk berbahan baku kayu yang berasal dari hutan rakyat yang legal dan dikelola secara lestari.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Wonogiri No 5/2013 tentang Kebijakan Pengelolaan dan Penggunaan Kayu Rakyat Berbasis Hutan Lestari Di Kabupaten Wonogiri, yang telah resmi ditandatangani oleh Bupati Wonogiri pada tanggal 7 Januari 2013.

Munculnya kebijakan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian LEI terhadap upaya mendorong pengelolaan hutan rakyat lestari agar mendapatkan pengakuan dan penghargaan nyata dari masyarakat dan pemerintah. Dalam konteks lebih luas, kebijakan tersebut merupakan upaya mendorong pengadaan bahan bangunan dan mebeler untuk kepentingan sekolah dan kantor pemerintah menggunakan kayu terverifikasi legal/lestari, sekaligus sebagai bagian dari Gerakan Nasional Gemar Produk Indonesia.

Dalam kerangka yang lebih luas, kebijakan ini juga merujuk kebijakan lain:

  1. Instruksi Presiden RI No.2/2009 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaaan Barang/Jasa Pemerintah (unduh Inpres).
  2. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 54/2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (unduh Perpres).
  3. Peraturan Menteri Perindustrian RI No. 15/M-IND/PER/2/2011 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. (tautan)
  4. Nota Kesepahaman Bersama antara Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, dan Kamar Dagang Industri Indonesia tentang Gerakan Nasional Gemar Produk Indonesia.

Dalam konteks memajukan pengelolaan hutan rakyat lestari, kebijakan tersebut selain mengutamakan pengadaan bahan baku kayu legal/lestari juga mendorong tumbuhnya sentra industri pengolahan kayu di Kabupaten Wonogiri dengan kegiatan-kegiatan pemantauan kayu yang keluar dari Kabupaten Wonogiri, menjaga keseimbangan antara kebutuhan kayu bulat bagi industri pengolahan dengan potensi kemampuan produksi lestari hutan rakyat dengan menggalakkan penanaman tebang 1 tanam 10 batang. Selain itu juga melakukan inventarisasi tegakan pohon dan pembinaan masyarakat.

Dalam waktu dekat Kabupaten Sukoharjo juga akan mewujudkan kebijakan seperti ini. Beberapa kabupaten lain akan menyusul untuk membuat kebijakan sejenis, yang harapannya akan meluas ke pemerintah pusat. Kegiatan ini merupakan dukungan dari Ford Foundation dalam mendorong penciptaan nilai tambah bagi pengelolaan hutan rakyat lestari bersertifikat ekolabel.

Instruksi Bupati Wonogiri dapat diunduh Instruksi_Bupati_Wonogiri_2013.